Wednesday, August 24, 2011

Resume Materi LKMM TD FTSP-ITS 2010


1.     ANALISIS TEMA (Galih M. Fatian)
PROGRESSIVE >> Produktif, Loyal, Integrated, Prestatif, Sinergis, Visioner
Produktif         : mampu menghasilkan, menguntungkan, membentuk unsur baru
Loyal               : patuh, setia
Integrated       : mutu/ keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh sehingga memancarkan kewibawaan; kejujuran
Prestatif           : hasil yang telah dicapai, dilakukan, dikerjakan; berdampak positif; bersifat prestasi
Sinergis           : kegiatan atau operasi gabungan
Visioner           : khayalan atau wawasan ke depan
Kesimpulan    : mencetak mahasiswa Teknik Sipil berinovasi baru, loyal, memiliki rasa kesatuan utuh, berprestasi, dan memiliki wawasan luas.

2.     WAWASAN KEKINIAN HMS (Haryadi Soedjatmiko)
Berani mengkritisi hal-hal yang abnormal.
HMS dulu…   Macan ITS
                        Barometer jurusan di ITS
HMS sekarang…        AD ART?
                                    Antarangkatan/ warga?

3.     ANTUSIASME (Hiro Sudjatmika 085646119642)


4.     AKL (A. Luqman Hadi)
Analisis Kondisi Lingkungan : Mengamati, menilai, merumuskan keadaan di lingkungan sekitar.
Tujuan : Mengetahui kondisi lingkungan sekitar
              Mengetahui potensi baik dan buruknya
Faktor pendukung       : segala masukan positif/ pendukung kegiatan lingkungan tersebut.
Faktor penghambat     : segala hal yang memberikan penghalang pelaksanaan tersebut.
Alur AKL       : Pengumpulan data >> analisis data
                          Tentukan info yang diperlukan
                          Sumber informasi objektif (data) atau subjektif (wawancara/ pendapat)
                          Teknik yang digunakan : wawancara, polling, pengamatan.
Gagasan awal  : 5 W + 1 H

5.     TUK (M. Bagus Ansori)
Tolok Ukur Keberhasilan
-          Patokan terukur untuk menilai suatu kegiatan
-          Sasaran minimal yang ditentukan
Syarat TUK
-          Harus jelas
-          Hindari kata-kata relatif
-          Usahakan TUK berjumlah ganjil
Untuk TUK moral, bisa dilihat dari feedback, dengan sistem persentase.
Yang bisa digunakan untuk TUK:
-          Kepesertaan
-          Ruang lingkup kegiatan
-          Dana
-          Waktu
Tujuan TUK    : Mengetahui parameter keberhasilan suatu kegiatan
Fungsi TUK:
-          Memotivasi panitia
-          Bahan pengalaman/evaluasi
-          Menjaga alur kegiatan supaya terarah
Agar TUK tidak jadi beban:
-          Kondisikan tim
-          Jadikan motivasi
-          TUK proporsional
-          Ada evaluasi berkala

6.     PKK (Akhlis Fitanto)
Pengorganisasian Kegiatan dan Kepanitiaan
Organisasi       : susunan/ kesatuan berbagai bagian sehingga merupakan kesatuan yang teratur.
Mengorganisasikan     : mengatur dan menyusun bagian-bagian (orang, dsb) sehingga menjadi kesatuan yang teratur.
Pedoman penyusunan kepanitiaan:
1.      Tujuan
2.      Rincian aktivitas
3.      Keahlian (melihat skala kegiatan)
4.      Periksa aktivitas yang bersamaan, personal maupun intern panitia
5.      Kegiatan yang harus diselesaikan pra kegiatan inti
6.      Waktu minimal seluruh kegiatan
7.      Koordinasi
Alur pengorganisasian:
-          Perencanaan
-          Pembentukan
-          Persiapan
-          Pelaksanaan
-          Evaluasi pembuatan laporan
-          Pembubaran panitia
Faktor yang mempengaruhi etos kerja dalam organisasi
-          Manfaat
-          Kebahagiaan dan kenyamanan
-          Jobdesk yang jelas


7.     PERENCANAAN JADWAL KERJA (Dika Aristia Prbowo)
Sesuatu yang dibuat untuk menunjukkan hal-hal yang harus dilakukan sejak awal (pra) hingga pelaksanaan kegiatan (pasca).
Manfaat:
1.      Pedoman bagi anggota panitia tentang beban tugas dan batas waktu yang ditentukan
2.      Identifikasi kegiatan yang dapat dikerjakan bersama-sama dan yang prasyarat
3.      Pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien
4.      Membantu dalam evaluasi proses (target-target yang ingin dicspai.
Faktor yang perlu diperhatikan:
1.      Rincian kegiatan untuk mencapai tujuan
2.      Keterkaitan antarkegiatan
3.      Waktu
4.      Jumlah anggota pantitia yang diperlukan
5.      Dana yan diperlukan
Macam-macam:
1.      Tabulasi           : rincian kegiatan secara spesifik
2.      Gannt chart     : timeline kegiatan terlihat jelas
3.      Flow chart       : hubungan kegiatan satu dengan kegiatan lain, terlihat alurnya.

8.     PENYUSUNAN USULAN KERJA (Nur Chaliq Hermawan)
Proposal Kegiatan       : laporan tertulis, usulan kegiatan, rancangan kegiatan
Sistematika                  : Pendahuluan – Penutup
Logika perencanaan    : Goal, best, vision
-          Goal    : tujuan, focus
-          Best     : Bright, Effective/ Efficient, Specific, Time Frame
1.      Cemerlang, bahasa mudah dimengerti, memakai kata-kata ilmiah dan istilah up to date, memperhatikan tata urutan proposal agar terlihat menarik
2.      Susunan kata/ kalimat dan kegiatan tidak terkesan monoton
3.      Satu jenis kegiatan. Jika proposal merupakan satu rangkaian acara, susun proposal dalam satu acara, jangan lupa sub acaranya
4.      Kegiatan yang memakan banyak waktu dan monoton, harus dikemas dalam ungkapan kata yang sedemikian rupa sehingga tetap menarik.
-          Vision  : melihat, mengkhayal, dan mengimajinasikan kegiatan dalam proposal.

LPJ (mirip proposal tetapi ada beberapa bagian yang dikurangi)
Tulisan tentang hasil-hasil dari sebuag realisasi rencana kegiatan + anggaran yang keluar.

9.     KOMUNIKASI ANTARUNIT KERJA (Achmad Haris)
Komunikasi     : turut serta member kepada pihak lain/ pertukaran pikiran, opini, keterangan. Merupakan suatu proses kerja sama.
Elemen komunikasi     : media komunikasi, pemberi dan penerima komunikasi
Komunikasi dicapai bila: sistematis
                                         Keterangan lengkap
                                         Ada kepercayaan antar dua belah pihak
Kunci komunikasi tertulis (C4)  : Complete, clear, concese, connect.

10.             ADMINISTRASI UMUM (Tahta Alfina 085649954609)
Tata usaha      : mencatat, menghimpun, mengolah, memperbanyak
Sekretariat     : tempat kerja melakukan aktivitas kesekretariatan
Fungsi            : pusat aktivitas organisasi
                        Pusat informasi dan komunikasi organisasi (intern/ ekstern)
                        Pusat dokumentasi organisasi
                        Fasilitator ativitas manajemen dan memudahkan fungsi control
Administrasi kesekretariatan:
-          Distribusi informasi
-          Mengamankan rahasia organisasi
-          Mengatur mekanisme kerja dan tertib administrasi
Pengarsipan   : surat yang disimpan secara sistematis yang bila dibutuhkan akan ditemukan lagi.
Macam-macam:           Undangan, rekomendasi, keterangan, pemberitahuan, permohonan, perintah, kuasa, ucapan keputusan, ketetapan, dll
Keputusan     : mengikat ke dalam (intern)
Ketetapan      : mengikat ke luar (ekstern)
Penomoran surat
Program kerja  001/ LKMM TD/ PSDM/ HMS/ X/ 2010
                       No.urut/ nama kegiatan/ departemen/ lembaga/ bulan/ tahun
Agenda          001/ Axxx/ PSDM/ HMS/ X/ 2010
                       Kode agenda, nama agenda
Alur birokrasi : ketua/ kahima (panitia) → kajur → PD III → PR III

11.             TEAM WORK BUILDING (Andika Saputra)
Definisi : kerja sama satu tim dengan mengesampingkan kepentingan pribadi untuk dapat kinerja lebih tinggi.
Team              Together Everyone Achieve More
                       Kumpulan individu yang bekerja sama untuk mencapai satu tujuan lebih baik.
Elemen team  : Visi                 tujuan ke depan
                         Role                peran
                         Responsible    tanggung jawab
                         Respect&integritas     saling menghargai, mempercayai
Jumlah tim yang ideal tidak lebih dari 12 orang.
Kemampuan dalam team work:
1.      Mau mendengarkan
2.      Saling bertukar pikiran/ diskusi
3.      Bertanya
4.      Menolong
5.      Responsibility
Peran dalam team:
-          Driver
-          Planner → creator, organisator (penerjemah untuk jadi prosedur)
-          Executor
-          Controller
-          Advisor
Masing-masing punya peran berbeda.
Tahapan dalam membangun team:
1.      Forming (terbentuk)
2.      Storming (ada masalah, penyamaan visi misi)
3.      Norming (peraturan)
4.      Performing (aksi)

12.             MOTIVASI (Nanda Kiswanto)
Motivasi manusia:       menghindari celaka, mengejar kebahagiaan
Cara memotivasi angkatan:
-          Adanya musuh bersama/ senasib sepenanggungan
-          Cintai angkatan
-          Mulai membangun dari hal-hal yang tidak enak.
Perbaiki cara berpikir, bertindak; dan orang lain akan yang akan menilai Anda.

13.             MANAJEMEN KONFLIK (Muhlas Hanif Wigananda)
Konflik : pertentangan, ada perbedaan.
Karakteristik: Emosional         interpersonal (pribadi – pribadi)
                                                Intrapersonal (pilih yang terbaik diantara yang terbaik/ terburuk, alternatif)
                       Substantif         intergroup (antar unit kerja)
                                                Interorganisasi
Penyebab konflik
Faktor manusia:
1.      Gaya kepemimpinan (pelakunya)
2.      Kepribadian individual (karakter masing-masing pelaku)
3.      Personal yang kaku dalam menjalankan sistem
Faktor organisasi:
1.      Persaingan dalam sumber daya
2.      Perbedaan tujuan antar unit organisasi
3.      Independensi tugas
4.      Perbedaan nilai dan persepsi
5.      Perbedaan yurisdiksimal (tata aturan)
6.      Masalah “status”
7.      Hambatan komunikasi (multi taksir)
8.      Harapan yang tidak terpenuhi
Efek negatif:
1.      Menghambat komunikasi
2.      Menghambat kohesi (keeratan hubungan)
3.      Menghambat team work
4.      Menumbuhkan ketidakpastian terhadap pekerjaan
5.      Individu mengalami tekanan
Efek positif:
1.      Membuat organisasi tetap hidup dan harmonis
2.      Berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan
3.      Melakukan adpatasi
4.      Memunculkan keputusan-keputusan bersifat inovatif
5.      Memunculkan persepsi lebih kritis terhadap perbedaan pendapat
Cara pengelolaam
Mandiri          rujuk                             pemecahan terpadu
                       Persuasi                         penarikan diri
                       Tawar menawar            pemaksaan
Intervensi       arbritase            : pihak ketiga jadi hakim
                       Mediasi             : pihak ketiga jadi penyelesai
                       Konsultasi         : hanya dapat saran, tidak memutuskan
Unsur pendekatan resolusi konflik
-          Substansi konflik
-          Karakteristik personal
-          Kompetensi
-          Wacana penyebab konflik
-          Waktu dan tenaga
Strategi resolusi         menghindar, akomodasi, kompetensi, kompromi kolaborasi.
Strategi pencegahan konflik   disiplin personal dan kelembagaan, pengalaman, komunikasi.
Tips:
1.      Komunikasi efektif
2.      Cegah konflik
3.      Peraturan dan prosedur baku
4.      Pemimpin punya peran penting
5.      Ciptakan suasana kerja harmonis
6.      Team work

14.             PENGAMBILAN KEPUTUSAN (M. Syah Yuda)
5 W + 1 H
Langkah-langkah mengambil keputusan:
1.      Menentukan sasaran : spesifikasi sasaran, meyakini perlunya mengambil keputusan
2.      Menghimpun informasi : menghimpun dan mengorganisasi data, identifikasi sebab-sebab yang mungkin, menentukan kendala
3.      Mengembangkan pikiran :  daftar arus tindakan yang menghasilkan ide-ide
4.      Mengevaluasi dan menentukan : pro kontra, akibat, ukur criteria, seleksi yang terbaik
5.      Melaksanakan : bertindak
Factor pengaruh:
-          Emosi kuat
-          Nilai-nilai pribadi
-          Waktu
-          Kondisi lingkungan
-          Informasi
-          Sumber daya
-          Pengetahuan
Metode:
-          Otoriter
-          Musyawarah
-          Konsultasi
-          Termudah

15.             TEKNIK PERSIDANGAN (Vico Peblandi 085271102357)
Sidang : pertemuan formal suatu organisasi guna membahas permasalahan → keputusan → kebijaksanaan/ landasan.
Hasil sidang   :
1.      Keputusan: hasil sidang yang mengikat ke dalam, contoh: agenda, tata tertib
2.      Ketetapan: hasil sidang yang mengikat ke luar, contoh: UUD ‘45
3.      Rekomendasi: imbauan pada personal/ lembaga untuk melaksanakan hasil sidang.
Jenis persidangan:
1.      Pleno: membahas dan memutuskan
2.      Paripurna: mengesahkan ketetapan dan keputusan
3.      Komisi: membahas materi-materi yang menjadi tugas dari komisi bersangkutan.
Komisi – pleno – komisi – paripurna
Perangkat sidang:
1.      Pimpinan sidang: ditunjuk panitia, menyampaikan pendapat, mengarahkan, menjelaskan batasan, pemberi kesempatan bicara, peka, menyimpulkan keputusan musyawarah.
2.      Pengarah: narasumber sidang, contoh: ad hoc, pamitra kerja.
3.      Notulen: mencatat setiap usulan yang masuk, merekap hasil sidang
4.      Peserta
5.      Quorum: syarat sahnya sidang untuk dapat diadakan, tingkat quorum menunjukkan sejauh mana tingkat representasi peserta sidang
6.      Materi: bahan-bahan yang akan dibahas.
Peserta sidang:
1.      Penuh: punya hak bicara, hak suara, hak memilih dan dipilih
2.      Peninjau: hak bicara
3.      Undangan: hak bicara, dengan persetujuan forum.
Hal yang perlu diperhatikan:
1.      Tempat/ ruang sidang
2.      Waktu persidangan
3.      Tata tertib
4.      Agenda
5.      Perlengkapan: palu
6.      Hasil
Istilah dalam sidang: interupsi, skorsing/ pending, lobbying (jika ada pihak yang tidak sepakat), voting, peninjauan kembali.
Interupsi:       klarifikasi (meluruskan)
                       Pandangan (pendapat)
                       Order (meluruskan jalan sidang)
                       Solusi
                       Informasi
                       Privilege/ rehabilitasi (membersihkan nama baik)
Ketukan palu sidang:
1 kali              : serah terima pimpinan sidang, mengesahkan keputusan sidang, menertibkan peserta, menskorsing peserta.
2 kali              : pending dalam waktu lama, mencabut pending
3 kali              : membuka/ menutup sidang, pengesahan keputusan final.

1 comment:

  1. ilmu yg manfaat..numpang copy ya mbak..makasih banyak..:)

    ReplyDelete